Linkin Park adalah grup musik asal Aguora Hills, California,
di Amerika Serikat. Linkin Perk di dirikan pada tahun 1996 dengan anggota saat
ini Chester Bennington(vokal), Rob Bourdon(Drum), Brad Delson(gitar), Dave ‘Phoenix’
Farrel(gitar bass), Joseph Hahn(turntable, sampling), Mike Shinoda(backing
vokal, samping). Mereka sempat beberapa kali berganti nama, antara lain: Xero,
Hybrid Theory, hingga akhirnya menjadi
Linkin Park sampai saat ini. Nama “Linkin Park” ini merupakan Plesetan dari
sebuah taman di Los Angeles, Lincoln Park.
Linkin Park telah meliris 4 album studio yaitu, Hybrid
Theory, Meteora, Minutes of Midnight, dan A Thousand Suns. Linkin Park juga
merilis album Live in Texas, Reanimation, dan Collision Course, serta Hybrid
Theory EP.
Linkin Park sukses dalam mempopulerkan lagu-lagunya
seperti Crawling, In the End, Numb,
Somewhere I Belong dan What I’ve Done. Secara total, album-album Linkin Park
telah terjual sebanyak 50juta keping
ALIRAN
Pada album Minutes To Midnight, segalanya berubah
total. Linkin Park benar-benar mengurangi unsur nu metal secara spesifik.
Sebagai gantinya, Linkin Park menggunakan aliran alternative rock. Ini jelas sebuah eksperimen mengingat
kesuksesan Linkin Park dengan genre nu metal dalam album sebelumnya. Tetapi,
ternyata eksperimen itu berhasil.
SEMUA ALBUM
TENTANG LINKIN PARK
1. Hybrid Theory
Linkin Park meluncurkan album pertamanya,
Hybrid Theory, pada tanggal 24 Oktober 2000 dengan singel pertama One Step
Closer. Namun, yang lebih terkenal adalah singel Crawling dan In the End. Lagu
ini telah membuat Linkin Park menjadi populer. Penjualan album itu melebihi 15
juta keping. Linkin Park lalu merilis edisi spesial dari Hybrid Theory, dengan
2 lagu baru High Voltage dan My December (lagu).
Linkin Park lalu merilis album aransemen ulang dari Hybrid Theory, Reanimation. Album ini pun meraih kesuksesan dengan penjualan kira-kira 10 juta kopi. Singelnya, Pts.Of.Athrty, tidak sepopuler singel di Hybrid Theory, namun cukup terkenal. Linkin Park, melalui Mike Shinoda dan Joseph Hahn, juga sempat bekerja sama dengan band The X-ecutioners dalam pembuatan singel It's Goin' Down. Linkin Park juga membentuk kelompok fans mereka bernama Linkin Park Underground, serta mulai mengadakan tur sendiri bernama Projekt Revolution, setelah sering diundang ke festival musik.
Linkin Park lalu merilis album aransemen ulang dari Hybrid Theory, Reanimation. Album ini pun meraih kesuksesan dengan penjualan kira-kira 10 juta kopi. Singelnya, Pts.Of.Athrty, tidak sepopuler singel di Hybrid Theory, namun cukup terkenal. Linkin Park, melalui Mike Shinoda dan Joseph Hahn, juga sempat bekerja sama dengan band The X-ecutioners dalam pembuatan singel It's Goin' Down. Linkin Park juga membentuk kelompok fans mereka bernama Linkin Park Underground, serta mulai mengadakan tur sendiri bernama Projekt Revolution, setelah sering diundang ke festival musik.
1. Meteora
Tanggal 25 Maret 2003, Linkin Park merilis album kedua bertitel Meteora.
Nama tersebut diambil dari nama tempat ibadah di atas puing-puing di Yunani.
Album ini juga meraih kesuksesan dengan penjualan kira-kira 11 juta kopi.
Singelnya adalah Somewhere I Belong, Faint, Numb, From the Inside, Lying from
You, dan Breaking the Habit.
Meteora memenangkan banyak penghargaan. Antara lain Penghargaan MTV kategori "Video Rock Terbaik" untuk lagu "Somewhere I Belong" dan "Penghargaan Pilihan Pemirsa" (Breaking The Habit). Linkin Park juga memenangkan penghargaan lain yaitu "Penghargaan Musik Radio 2004", "Penghargaan Artis Tahun Ini" dan "Penghargaan Lagu Tahun Ini" melalui lagu "Numb". Mesikpun album Meteora tidak sesukses Hybrid Theory album ini masuk 3 besar penjualan album di Amerika Serikat tahun 2003.
Meteora memenangkan banyak penghargaan. Antara lain Penghargaan MTV kategori "Video Rock Terbaik" untuk lagu "Somewhere I Belong" dan "Penghargaan Pilihan Pemirsa" (Breaking The Habit). Linkin Park juga memenangkan penghargaan lain yaitu "Penghargaan Musik Radio 2004", "Penghargaan Artis Tahun Ini" dan "Penghargaan Lagu Tahun Ini" melalui lagu "Numb". Mesikpun album Meteora tidak sesukses Hybrid Theory album ini masuk 3 besar penjualan album di Amerika Serikat tahun 2003.
Linkin Park juga mengadakan Projekt Revolution Tour
ke-2 serta sibuk ikut konser. Di sela-sela waktu itu, Linkin Park berhasil
menyelesaikan rekaman album konser mereka, "Live In Texas", yang
berisi lagu-lagu saat konser Linkin Park di Texas.
Proyek sampingan
Mike Shinoda saat diwawancarai oleh MTV Thailand di Bangkok, Thailand.
Atas permintaan MTV, Linkin Park berkolaborasi dengan Jay Z dalam album "Collision Course". Materi album ini adalah remix dari sebagian lagu-lagu Linkin Park dalam album "Hybrid Theory" dan "Meteora" serta lagu-lagu Jay Z dalam album "Blueprint" serta "The Black Album". Album tersebut dirilis tahun 2004 dan menghasilkan 2 singel, yaitu Numb/Encore yang mendapat penghargaan Grammy kategori "Lagu Rap Terbaik" dan "Kolaborasi Terbaik".
Pada tahun 2005, Linkin Park lebih mengutamakan konser amal. Mereka membantu korban tsunami pada bulan Desember 2004 dalam konser bertajuk Music For Relief. Linkin Park juga membantu mengumpulkan uang untuk korban Badai Katrina tahun 2004. Sementara itu, Mike Shinoda bergabung dengan Fort Minor dalam album "The Rising Tied". Chester Bennington juga punya proyek solo yang dinamai Snow White Tan yang selanjutnya populer dengan nama Dead By Sunrise. Lalu, Linkin Park pergi ke Jepang tahun 2006 untuk mengikuti festival musik populer di Jepang, yaitu Summer Sonic.
Proyek sampingan
Mike Shinoda saat diwawancarai oleh MTV Thailand di Bangkok, Thailand.
Atas permintaan MTV, Linkin Park berkolaborasi dengan Jay Z dalam album "Collision Course". Materi album ini adalah remix dari sebagian lagu-lagu Linkin Park dalam album "Hybrid Theory" dan "Meteora" serta lagu-lagu Jay Z dalam album "Blueprint" serta "The Black Album". Album tersebut dirilis tahun 2004 dan menghasilkan 2 singel, yaitu Numb/Encore yang mendapat penghargaan Grammy kategori "Lagu Rap Terbaik" dan "Kolaborasi Terbaik".
Pada tahun 2005, Linkin Park lebih mengutamakan konser amal. Mereka membantu korban tsunami pada bulan Desember 2004 dalam konser bertajuk Music For Relief. Linkin Park juga membantu mengumpulkan uang untuk korban Badai Katrina tahun 2004. Sementara itu, Mike Shinoda bergabung dengan Fort Minor dalam album "The Rising Tied". Chester Bennington juga punya proyek solo yang dinamai Snow White Tan yang selanjutnya populer dengan nama Dead By Sunrise. Lalu, Linkin Park pergi ke Jepang tahun 2006 untuk mengikuti festival musik populer di Jepang, yaitu Summer Sonic.
1. Minutes od Midnight
Pada tahun 2006, mereka
mulai merekam materi untuk album terbaru Linkin Park, yaitu "Minutes To
Midnight". Banyak yang mengkritik Linkin Park karena sering tertunda
peluncurannya. Walaupun begitu, Linkin Park menjamin bahwa album tanggal 14 Mei
2007 ini pantas untuk dikoleksi. Menurut Linkin Park, mereka menamai album
barunya "Minutes To Midnight" (menit-menit menuju tengah malam)
karena adanya isu nuklir di bumi ini yang dapat menghancurkan dunia pada saat
tengah malam.
Sebanyak 100 lagu demo telah diciptakan namun hanya 12 yang dimasukkan ke dalam album. Tidak heran kalau album ini direkam selama 14 bulan. Dalam album Minutes To Midnight, unsur musik nu metal kurang kental. Walaupun demikian, album ini tetap digemari. Buktinya adalah album ini terjual hampir sebanyak 625 ribu kopi dalam pekan pertamanya (sebuah rekor dalam tahun 2007). Album studio ketiga ini diproduseri oleh Mike Shinoda dan Rick Rubin, mantan personil Beastie Boys. Singel pertamanya, "What I've Done", sudah mulai diputar di radio pada tanggal 2 April 2007. Minutes To Midnight juga menduduki tangga teratas Billboard. Pada tanggal 20 Agustus 2007, Linkin Park merilis singel keduanya, yaitu "Bleed It Out". Dan, pada bulan Oktober, Linkin Park akan merilis singel "Shadow of the Day".
Sebanyak 100 lagu demo telah diciptakan namun hanya 12 yang dimasukkan ke dalam album. Tidak heran kalau album ini direkam selama 14 bulan. Dalam album Minutes To Midnight, unsur musik nu metal kurang kental. Walaupun demikian, album ini tetap digemari. Buktinya adalah album ini terjual hampir sebanyak 625 ribu kopi dalam pekan pertamanya (sebuah rekor dalam tahun 2007). Album studio ketiga ini diproduseri oleh Mike Shinoda dan Rick Rubin, mantan personil Beastie Boys. Singel pertamanya, "What I've Done", sudah mulai diputar di radio pada tanggal 2 April 2007. Minutes To Midnight juga menduduki tangga teratas Billboard. Pada tanggal 20 Agustus 2007, Linkin Park merilis singel keduanya, yaitu "Bleed It Out". Dan, pada bulan Oktober, Linkin Park akan merilis singel "Shadow of the Day".





